Terkini

 

Membangun Resiliensi Anak Usia Dini

Perhatian, buka di jendela baru. PDFCetakE-mail

Setiap orang tua mengharapkan anak yang memiliki resiliensi. Orang tua berharap anaknya dapat menghadapi semua tantangan kehidupan pada massa kini dan massa datang. Menurut Dr. Hamid Patilima bahwa untuk mendapatkan anak yang memiliki resiliensi, melalui suatu proses pendampingan oleh pendidik untuk mempersiapkan anak usia dini agar mampu menghadapi kerentanan dan tantangan, terhindar dari kemunduran, sehingga sukses dalam segala bidang kehidupan di masa depan.

Selanjutnya: Membangun Resiliensi Anak Usia Dini

 

Kendari Menuju Kota Layak Anak

Perhatian, buka di jendela baru. PDFCetakE-mail

Pemerintah Kota Kendari menyelenggarakan Workshop Pengembangan Kota kendari menuju Kota Layak Anak. Workshop menghadirkan Dr. Hamid Patilima sebagai narasumber menyampaikan materi tentang Penyusunan Rencana Aksi Daerah menuju Kota Layak Anak atau RAD KLA. RAD KLA berisikan berbagai program untuk menjawab 31 indikator Kota Layak Anak. Hamid menegaskan bahwa setiap SKPD, organisasi masyarakat, dan dunia usaha dapat memasukan program dan kegiatan yang sedang dan akan dilaksanakan.

Selanjutnya: Kendari Menuju Kota Layak Anak

 

Hari Air Sedunia 2014: Indonesia tertinggal dalam akses terhadap air bersih

Perhatian, buka di jendela baru. PDFCetakE-mail

Diare tetap menjadi penyebab utama kematian di kalangan anak-anak



JAKARTA , 21 Maret 2014 - Hampir satu dari enam
anak di Indonesia masih tidak memiliki akses ke air minum yang aman, kunci tingginya faktor yang berkontribusi pada diare dan kematian anak terkait.

Selanjutnya: Hari Air Sedunia 2014: Indonesia tertinggal dalam akses terhadap air bersih

   

Konsultasi Anak Nasional 2014

Perhatian, buka di jendela baru. PDFCetakE-mail

 

Loncatan baru untuk Anak Indonesia pada awal tahun 2014, adalah mereka dapat berperan aktif dalam memberikan masukan pada rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional 2015-2019. Bappenas menggundang perwakilan anak-anak Indonesia dari 7 regional – Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua untuk memberikan masukan terhadap rancangan RPJMN 2015-2019.

Selanjutnya: Konsultasi Anak Nasional 2014

 

Para Bupati dan Walikota Berkomitmen Mewujudkan KLA

Perhatian, buka di jendela baru. PDFCetakE-mail

 

Badung - Meningkatkan komitmen pimpinan daerah tentang upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak melalui pengembangan KLA, menyamakan persepsi tentang penguatan KLA tingkat kabupaten/kota, tukar pengalaman terbaik dalam mengembangkan KLA, dan mengetahui peluang, kendala, hambatan dan solusi dalam pengembangan KLA. Hal ini disampaikan oleh Linda Amalia Sari, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dihadapan peserta “Rapat Koodinasi Teknis Kabupaten/Kota Layak Anak” di Hotel Mercure Harvestland Kuta, Bali (29/10).

Selanjutnya: Para Bupati dan Walikota Berkomitmen Mewujudkan KLA

   

Friend Our World

Perhatian, buka di jendela baru. PDFCetakE-mail

Lengkapnya klik ke http://www2.friendourworld.org 

 

Jakarta Timur Siap menuju Kota Layak Anak 2016

Perhatian, buka di jendela baru. PDFCetakE-mail

 

Jakarta Timur siap menjadi Kota Layak Anak sebelum tahun 2016. Hal ini disampaikan oleh Drs. H. Husein Murad, M.Si, Wakil Walikota Jakarta Timur dihadapan peserta Rapat Koordinasi Gugus Tugas Kota Layak Anak di Ruang Rapat Khusus Lantai 2 Blok A Kantor Walikota Kota Administrasi Jakarta Timur (27/8).

Selanjutnya: Jakarta Timur Siap menuju Kota Layak Anak 2016

   

Halaman 1 dari 46