Hari, Ayu, Musri journey in Belgium

Perhatian, buka di jendela baru. PDFCetakE-mail


Kami bembagi perjalanan ini menjadi 5 bagian, disetiap bagian tentu masih ada di ingatan kami sampai sekarang. Semua moment masih tersimpan rapi dalam ingatan kami. Sampai saat ini kami sangat merindukan semua hal yang berhubungan dengan perjalanan kami. Kami mulai perjalanan ini saat kami di bandara-pesawat, Belgia: di Colruyt, kunjungan di luar Colruyt (perusahaan daur ulang, sekolah, Zuiddag), rumah keluarga angkat, jalan-jalan.

Unforgetable moment part I

“Bandara-Pesawat”

Kami harus berangkat pagi-pagi sekali ke bandara Ahmad Yani Semarang untuk memulai perjalanan kami ke Jakarta. Itu pertama kalinya kami naik pesawat, karena itu pertama bagi kami, kami sempat bingung dari mengurus koper kami, tiketing, boarding pass, tax airport  sampai di dalam pesawat dan terbangggggggggg. Kami tertawa di dalam pesawat, karena kami terbang dan berada di awan..... tidak bisa di percaya.

Sekarang kami mengerti bagaimana mengurus semua itu, menjadi pengalaman yang berharga untuk kami. Hal ini sama juga dengan perjalanan kami dari Jakarta sampai Belgium, sesampainya di bandara internasional Brussels Mrs. Casterman dan keluarga angkat kami telah menunggu kedatangan kami.

Perasaan kami tentu saja sangat senang. Kemudian keluarga angkat membawa kami ke rumah masing-masing. Hari dengan Wim’s family, Ayu dengan Marika’s family, dan Musri dengan Veronique family.

Unforgetable moment part II

“Colruyt-Belgium”

Banyak sekali tempat-tempat yang kami kunjungi saat berada di Colruyt. Ternyata colruyt itu sangat besar di luar jangkauan kami sebelumnya, kami mengetahui sebelumnya bahwa Colruyt itu memang perusahaan besar, tetapi setelah kami berkunjung secara langsung ke sana , kami tidak dapat berkata apa-apa. Tidak hanya besar saja tetapi kecanggihan teknologi nya juga membuat kami tercengang.

Kami mengunjungi usaha utama Colruyt yaitu Colruyt supermarket di dekat kantor utama (Halle), supermarketnya lumayan besar dan hanya satu lantai, terbagi menjadi 2 bagian, yaitu bagian yang tidak berpendingin dan bagian yang berpendingin, bagian yang menggunakan pendingin menyediakan baha-bahan makanan yang harus ada di tempat yang sejuk yaitu : sayur, buah, keju, Dll sedangkan bagian yang tidak berpendingin menyediakan barang-barang seperti : snack, coklat, beras, wine, Dll.

Setiap hari kami berada di kantor utama Wilgenveld di Halle-Belgium, dan di kantor ini kami sehari-hari berada jika tidak ada kunjungan keluar kantor. Kami mengunjungi beberapa bagian di kantor ini, mendengarkan penjelasan dari mereka mengenai Colruyt group, melihat foto-foto sejarah Colruyt di dalam kantor utama jadi kami sedikit mengerti sejarahnya secara langsung dengan melihat foto-foto puluhan tahun yang lalu.

Mendengarkan penjelasan mengenai beberapa usaha yang di jalankan Colruyt group seperti Symeta (printing) yang dulunya Druco, supermarket Colruyt yang tersebar di Belgium utama dan 2 negara tetangga yaitu perancis dan luxembrug, dreamland (toko mainan), Dll.

Kunjungan kami juga di kantor dekat dengan kantor utama Wilgenveld yaitu Hellebroek Kantor, di situ kami mengikuti beberapa tes untuk rekuitmen karyawan baru (kami membuat CV, tes hitungan, psikologi, dan wawancara) kami mengalami kesulitan pada tes hitungan karena tesnya dalam bahasa inggris dan banyak soal yang harus kami kerjakan dalam kurun waktu yang ditentukan oleh komputer sedangkan untuk tes psikologi .... kami sedikit mengerti dan menjawabnya secara online di komputer dan untuk tes wawancaranya satu persatu mengikuti tes wawancara nya dengan menggunakan translator (sarah) sangat membantu kami agar tidak terjadi kesalahpahaman nantinya, di Hellebroek juga kami mengunjungi LINK studio, studio yang digunakan untuk acara memasak, dan berita.

Kami berkesempatan merekam pembicaraan kami di studio LINK, kami mengucapkan terima kasih kepada Colruyt dan yang lainnya, kami juga berkesempatan secara langsung mengikuti proses pengambilan gambar oleh kameramen sewaktu meliput salah satu kegiatan di luar kantor.

              

Selain supermarket utama, wilgenveld, Hellebroek kami juga mengunjungi bagian yang tidak kalah vitalnya di Colruyt, yaitu Dassenveld (gudang utama dan bagian daur ulang), salah satu karyawan Dassenveld menjelaskan kepada kami bagaimana proses distribusi di Colruyt, kami juga mengunjungi bagian packing, pembersihan box, daur ulang, sampai kami ke atap gedung untuk melihat turbin secara langsung.

Akhirnya penantian kami datang juga, tepatnya tanggal 25 oktober 2012 kami bertiga presentasi di depan Jef Colruyt (chairman of Colruyt), tentu saja perasaan kami campur aduk, kami sangat senang bisa bertemu dengan beliau kembali tetapi dilain pihak kami juga sangat nerveous dan takut, takut membuat kesalahan dalam presentasinya nanti. Tetapi akhirnya presentasi berakhir dengan tepuk tangan, kami semua lega.

Kami harap Jef menyukai presentasi kami begitu juga dengan yang lainnya yang berpartisipasi dalam presentasi itu.

Unforgetable moment part III

“Kunjungan di luar Colruyt”

Selain melakukan kunjungan di Colruyt, kami juga mengunjungi beberapa tempat yaitu: Vanhedee (daur ulang sampah menjadi energi), VPK (daur ulang kertas bekas menjadi kertas baru spesialis Box), Katholieke Hogeschool Leuven, sekolah di Lier. Diakhir program kunjungan di Colruyt, kami harus presentasi di depan Jef Colruyt (chairman), dan karyawan lain mengenai bussines plan, maka dari itu Colruyt membuatkan jadwal untuk kami melakuka kunjungan ke 2 perusahaan daur ulang itu, kami jadi mengetahui bagaimana proses daur ulang di Belgia.

Sebagai bahan refrensi kami untuk bahan presentasi. Selain itu kami juga melakukan kunjungan ke 2 sekolah di Belgia, melihat proses belajar mengajar di sekolah dan mengadakan game untuk anak-anak yang ada di sekolah, sangat menyenangkan sekali hal itu untuk kami. Kami juga mengikuti event di colruyt yaitu Zuiddag, kami berdiskusi dengan para siswa yang ada di Belgia mengenai kegiatan sosial di masing-masing negara.

Unforgetable moment part IV

“bersama keluarga angkat”

kami bertiga tinggal terpisah, Hari tinggal bersama dengan Wim (bekerja di Colruyt bagian), Ayu tinggal bersama dengan Marika (bekerja di Colruyt bagian ), Musri tinggal dengan Veronique (bekerja di Colruyt bagian). Tentu saja setiap harinya cerita nya berbeda dari kami, karena kami tinggal terpisah, banyak kendala yang kami alami juga. Mulai dari bahasa karena Belgia menggunakan bahasa belanda dan perancis juga inggris, terkadang kami kesulitan berkomunikasi salah paham juga, makanan terutama karena makanan yang ada di Belgia tentu saja berbeda dengan Indonesia, kita setiap hari di Indonesia mengkonsumsi nasi sedangkan di Belgia kami jarang mengkonsumsi nasi. Spageti, pasta, kentang, roti, keju, sereal, oats dan lain sebagainya adalah makanan kami di belgia, ya pertama tentu saja aneh, kami biasa makan roti sebagai cemilan di Indonesia tetapi di sana menjadi makanan pokok.

Cuaca juga membuat kami harus beradaptasi dengan siatuasi, siatuasi di sana saat kami datang yaitu sangat dingin dengan temperatur sekitar 4 derajat celcius, bisa dibayangkan bukan betapa dinginnya. Tetapi keluarga angkat kami sangat pengertian, mereka meminjamkan syal tebal, sarung tangan, jaket tebal dan itu sangat membantu kami.

Kami jadi mengerti kehidupan keluarga yang ada di Belgia selama 3 minggu tinggal di keluarga angkat. Kegiatan setiap harinya selama bekerja, sampai weekend dengan keluarga angkat.

Musri and Vandeborne family

Ayu and Marika’s family

Unforgetable moment part V

“jalan-jalan”

Ini yang kami tunggu-tunggu saat weekend, ya jalan jalan. Jalan-jalan sebagai bonus untuk kami karena dari hari senin sampai dengan hari jumat kami berada di kantor Colruyt dan melakukan kunjungan ke berbagai tempat. Tempat tujuan utama kami tentu saja Brussels (ibu kota Belgium), gedung-gedung tua seperti king palace, grand palace, museum menjadi bagian dari jalan-jalan kami, juga maskot Belgia yaitu maneken piss dan janeken piss.

Kami bertiga berkumpul bersama dengan keluarga angkat kami di Brussels, di salah satu kafe di sana. Kami juga berkunjung ke beberapa tempat di Belgia yaitu, Musri berkunjung ke Brugge Central dan pantainya nan indah, Leuven, Halle Centrum, Mechelen dll. Hari berkunjung ke pantai Brugge, Leuven, Mechelen dll. Ayu berkunjung ke Leuven, Mechelen, Atomium dll. Belgia memang indah dan mempunyai banyak pesona terutama untuk turis asing seperti kami. Tetapi tetap saja kami merindukan suasana di Indonesia dan hal yang terpenting adalah makanannya.