Kebiasaan Makan Yang Baik

Perhatian, buka di jendela baru. PDFCetakE-mail

Seorang anak punya kecenderungan memilih makanan yang disukai saja, oleh karena itu kebiasaan makan yang baik perlu ditanamkan sejak usia dini. Untuk itu peran orang tua dalam menguasai pola konsumsi anak menjadi sangat penting. 

Berikut ini beberapa cara yang bisa jadi panduan :

·  Jangan membiasakan anak mengonsumsi makanan pembuka atau selingan yang tinggi kandungan kalorinya menjelang waktu makan utama. Akibatnya, anak akan merasa kenyang sebelum waktu makan tiba.

·  Biasakan anak selalu makan pagi, hal ini dapat menghilangkan kebiasaan jajan.

·  Biasakan memberikan bekal makanan anak ke sekolah, berikan pengertian makanan yang dibawa lebih sehat dan bergizi dari pada yang mereka beli di sembarang tempat.

·  Jangan membiasakan menuruti semua permintaan anak semacam coklat, permen, makanan ringan, jeli, dsb.

·  Kembangkan sikap tegas, terbuka dan logis ketika menolak permintaan anak. Lalu cobalah memberikan alternatif pengganti. Katakan bahwa permen, dan coklat tidak baik karena dapat merusak gigi dan menawarkan puding buah susu sebagai penggantinya.

·  Beri contoh positif pada anak.  Anak- anak cenderung meniru kebiasaan dan tingkah laku orang- orang terdekatnya. Jangan pernah berharap anak mau menghentikan kebiasaan jajan jika sore hari. Anda sendiri tak pernah absen mencegah tukang dagang yang lewat di depan rumah.

·  Kalau memang tidak terpaksa, jangan biasakan anak anda membeli makanan siap saji. Makanan ini kurang seimbang komposisi kandungan gizinya lantaran terlalu banyak lemak dan kalorinya.  

(Heryani – Konselor Hotline Anak dan Remaja Indonesia).